Stereotipe
visioner leadership merupakan bagian dari pemimpin yang mampu memberi motivasi
agar mampu mendorong seseorang menjadi pemimpin yang dapat berkopetensi.
Pemimpin sebagai Agent of change yaitu agen perubahan di harapkan mampu memberi
perubahan yang baik dan signifikan bagi yang di pimpin. Sebagai leader memiliki
stereotype visioner merupakan pegangan atau vondasi untuk mengonsep suatu
tujuan yang ingin di capai. Karena kepemimpinan itu merupakan kemampuan
seseorang untuk membuat orang lain mengerjakan hal yang tidak mereka sukai
menjadi menyukainya. Sebagai leader juga di tuntut agar mampu mempengaruhi
orang lain atau bawahanya serta mampu memberi contoh dann teladan yang baik
agar adanya kekompakan dan komunikasi yang baik sehingga dapat mencapai tujuan
bersama.
Factor-faktor yang mendukung :
1. Adanya
karakter dari leader itu sendiri. Yaitu 11 karakter leader.
2. Mempunyai
motivasi baik itu dari luar maupun dari dalam diri kita sendiri
3. Mempunyai
niat untuk melakukan perubahan besar di mulai dari perubahan kecil
4. Segi
pengetahuan , keterampilan, sikap ( baik, jujur, beragama, dan mampu mamberi
contoh yang
baik).
Tidak mau adanya
perubahan dalam kehidupan dengan sikap yang tidak mau berubah dari segi
individual. Serta tidak adanya komunikasi dan kekompakan yang baik antara
atasan dan bawahan. Dalam sebuah
organisasi tentunya kita harus mempunyai pemimpin yang pantas agar dapat
di contoh dan di teladani. Oleh sebab itu seorang pemimpin harus mampu
mengayomi bawahannya dangan menciptakan tingkah laku yang baik dan benar dengan
di dasari etika dan filsafat seseorang sehingga mampu memberi kemampuan untuk
mencapai suatu tujuan bersama serta memberikan contoh tauladan dan juga persepsi
bawahan terhadap citra diri pemimpin yang memiliki pengaruh serta berperan
dalam penentuan stereotip di dalam kepemimpinannya.